banner 728x250

Harga Cabe Di Bolmut Capai Rp 150.000

Foto: Ilustrasi
DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Boroko – Harga Cabe di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), akhir – akhir ini masih mengalami lonjakan kenaikan yang tinggi akibat musim penghujan. Hal ini membuat masyarakat mengeluh akibat kenaikan harga cabe yang setiap harinya makin mahal dan sulit dijangkau. Seperti yang dikatakan salah seorang warga Bolmut yang hendak membeli di pasar Boroko, Jumarti Rahman mengatakan bahwa kenaikan harga cabe sudah diangka yang sangat fantastik. Sehingga, ia berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) dapat melakukan antisipasi kenaikan harga cabe ini.

“Saat ini harga cabe perkilogram mencapai Rp. 150 ribu. Ini sudah tidak masuk akal, Apakah kenaikan harga cabe memang sudah seperti itu, atau ada permainan harga di tingkat pedagang,”Keluh Jumarti.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Bolmut Hi. Reba Pontoh, SE meminta Pemda agar segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Sebab, jika harga cabe sudah mencapai Rp. 150 ribu maka masyarakat akan kesulitan mendapatkannya.

“Saya meminta kepada instansi terkait, agar dapat meninjau langsung harga cabe diseluruh pasar yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Utara, “Pintanya. Ia juga mengaku bahwa pihak DPRD akan turun langsung untuk memantau keluhan masyarakat ini. ” Kita akan turun langsung. Jangan sampai ada permainan harga dipasaran, “Ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi (Perindakop), Uteng Datunsolang, saat dimintai konfirmasi mengakui, jika kenaikan harga cabe saat ini tidak hanya terjadi di Wilayah Bolmut, tetapi hampir diseluruh wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. “Semua Daerah merasakan dampak kenaikan cabe, termasuk di Manado, Kotamobagu dan Gorontalo. Ini terjadi karena meningkatnya jumlah permintaan masyarakat, “Kata Datunsolang.

(Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.