banner 728x250
Daerah  

Pemda Bolmut Menggelar Workshop Regulasi Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah

Bupati Bolmut Drs. H. Depri Pontoh

trendingpublik.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, menggelar kegiatan Workshop Evaluasi dan Sosialisasi Regulasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2017 yang bertempat di Hotel Aston Manado.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bolmut menyerahkan penghargaan Pemerintah Daerah kepada PLH. Kepala Perwakilan BPKP RI Sulawesi Utara (Sulut) Harapan Tampubolon atas pendampingan dalam manajemen pengelolaan keuangan daerah sehingga mendapatkan Opini WTP dari BPK RI.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 10 (sepuluh) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas penatausahaan keuangan dan aset daerah yang baik. OPD tersebut diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Bapelitbang, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Dinas PUPR, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Sosial dan Satpol PP.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Bolmut menyampaikan bahwa Pemerintahannya terus berkomitmen untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang tertib dan akuntabel. Untuk itu, peran sektor pengelolaan keuangan menjadi semakin penting. Terlebih dengan berkembangnya tuntutan akan keterbukaan dan transparansi, akuntabilitas serta kompetisi yang sehat dalam proses pengelolaan keuangan daerah.

Dikatakan kunci utamanya terletak pada aparat pengelola keuangan, termasuk PPK, PPTK dan Bendahara perangkat daerah yang bertugas dan bertanggungjawab dalam mensinergikan antara perencanaan dan alokasi anggaran dengan pemanfaatan dan realisasi keuangan.

Karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kompetensi dan kualitas aparat pengelola kuangan agar lebih memahami sistem pengelolaan keuangan daerah yang baik dan bertanggungjawab, efektif dan efisien.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut, Hi. Reba R. Pontoh, SE saat dimintai tanggapannya mengatakan, pihak DPRD sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini karena kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas perangkat daerah guna mengatur reformasi tata kelola manajemen keuangan yang baik,” tutup Reba Pontoh.

(Har)