banner 728x250

DKP Bolmut Salurkan Kartu Nelayan

Foto: Victor Nanlessy M.Si
DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Boroko – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dalam waktu dekat ini akan meyalurkan ribuan kartu asuransi untuk nelayan yang ada di daerah setempat.

Kadis DKP Bolmut Victor Nanlessy M.Si mengatakan, pada tahap satu ini, ada 1009 nelayan yang tersebar di enam kecamatan akan menerima kartu tersebut.

“Para penerima sudah melalui tahapan seleksi secara objektif, sebab dalam pendataanya DKP turun langsung ke lapangan. Nama penerima juga sudah tercantum dalam kartu,” kata Victor kepada awak media.

Dia menjelaskan, ada banyak manfaat dari kartu asuransi itu ketika nelayan mendapat musibah, seperti kematian akibat kecelakaan mendapat santunan sebesar Rp 200 juta, kematian akibat selain kecelakaan Rp 160 juta, cacat tetap Rp 100 juta dan biaya pengobatan ketika nelayan sakit mulai 2 juta hingga 20 juta.

Selain itu lanjut Victor, nelayan juga bisa mengklaim asuransi tersebut ketika mengalami kecelakaan diluar aktivitas penangkapan ikan. Jadi ketika mengalami musibah kecelakaan di darat maupun di laut atau sakit saat tidak menangkap ikan, warga nelayan pemegang kartu ini tetap bisa mengklaim asuransi.

“Untuk klaim asuransinya pun sangat gampang, sebab nelayang pemegang kartu tinggal melaporkan kejadian kepada kantor pihak berwenang, yaitu Sangadi (Kades) dan Lurah atau ke kantor Dinas DKP, kemudian menyiapkan dan melengkapi dokumen klaim sesuai petunjuk teknis dari penyedia jasa asuransi,” terangnya.

Victor menambahkan, kartu asuransi nelayan ini akan diserahkan langsung oleh Bupati Drs Derpi Pontoh selaku pimpinan pemerintah di daerah. “Kita akan menyesuaikan dengan agenda Bupati, kemudian DKP juga akan mengundang Sangadi dan Camat untuk menyaksikan langsung penyerahan kartu kepada nelayan penerima,” kuncinya.

Terpisah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut, Jabir Datunsolang, mengatakan “Kami DPRD sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh instansi terkait dalam hal ini, Dinas Kelautan Dan Perikanan untuk menyalurkan Kartu Asuransi bagi Nelayan,”kata Jabir.

Dia berharap agar, Kartu tersebut dapat dipergunakan dengan sabaik – baiknya, agar dikemudian hari tidak disalah gunakan penggunaan kartu tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dia juga meminta agar Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait, dapat melakukan pendataan bagi penerima Kartu Nelayan tersebut, sehingga tepat sasaran penggunaannya.

(Har)