banner 728x250

DPRD Minta Alat Kesehatan RSUD Bolmut Secepatnya Difungsikan

Foto: Mulyadi Pamili, SH
DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Boroko – Pengadaan alat kesehatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016, dari anggaran pendapatan belanja Negara (APBN) yang diperuntukan penggunaannya bagi operasional rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sampai saat ini belum bisa difungsikan. Senin, (07/08/2017).

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

Hal ini disampaikan oleh, “Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmut, dr. Winny Sowikromo saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, bahwa sampai saat ini masih dalam tahap penyimpanan dulu untuk alat – alat kesehatan karena akan dalam proses pembayaran oleh Pemerintah Daerah (Pemda) agar alat tersebut bisa difungsikan sebagaimana mestinya.”kata Winny Sowikromo

“Winny juga menambahkan, alat kesehatan yang dimaksudkan diantaranya tempat tidur,meja operasi, alat operasi, tempat penyimpanan obat dan oktav satu paket. Dia juga mengatakan bukan hanya tentang alat kesehatan akan tetapi masih ada dua gedung juga yang belum difungsikan”

“Senada, apa yang telah disampaikan oleh Direktur RSUD Bolmut melalui Kepala Seksi Pelayanan Medic Dan Kesehatan, Titiek Kartini Wenur, S.Kep. NS menurutnya, mengapa alat kesehatan yang berasal dari Kementrian Kesehatan tersebut belum difungsikan penyebabnya yakni belum terbayarkan oleh PEMDA dengan total pembayaran alat tersebut mencapai senilai Rp. 8 Miliar.”jelas Titiek Kartini Nur.

Terpisah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mulyadi Pamili, SH saat dikonfirmasi mengatakan, meminta kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan agar segera megupayakan penggunaan alat kesehatan tersebut secepatnya difungsikan. Karena ini demi kepentingan orang banyak juga dan juga untuk kebutuhan masyarakat.

Mulyadi Pamili, juga menambahkan sangat mengpresiasi upaya dari Dinas Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan serta mempercepat proses pembayaran alat tersebut agar dapat digunakan oleh para Dokter dan tenaga perawat, “akan tetapi alat tersebut harus sesuai standart dan berkualitas apabila dipergunakan untuk pasien.”kata Mulyadi Pamili yang juga Politisi Nasdem.

(Har)