Trendingpublik.Com, Internasional – Presiden Donald Trump membuka peluang besar bagi perusahaan minyak AS di Venezuela. Ia memprediksi kehadiran mereka meningkat dalam 18 bulan.
Trump menilai prosesnya bisa lebih cepat. Namun, butuh dana sangat besar. Perusahaan minyak siap menanam modal. Biaya itu akan kembali lewat pendapatan.
“Saya pikir kita bisa melakukannya dalam waktu yang lebih singkat dari itu, tetapi akan membutuhkan banyak uang,” kata Trump dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Senin (5/1/2026 .
“Sejumlah besar uang harus dikeluarkan, dan perusahaan-perusahaan minyak akan mengeluarkannya, dan kemudian mereka akan mendapatkan penggantian dari kita atau melalui pendapatan,” tambah presiden.
Tak lama setelah operasi militer AS yang sukses pada hari Sabtu untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro , Trump menyatakan bahwa Amerika akan tetap hadir di negara Amerika Selatan itu “sehubungan dengan minyak.”
Trump mengatakan perusahaan-perusahaan Amerika perlu membangun kembali infrastruktur Venezuela yang runtuh sebelum memanfaatkan cadangan minyak negara yang kaya .
Chevron adalah satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang saat ini beroperasi di Venezuela.
ConocoPhillips dan Exxon Mobil sama-sama meninggalkan Venezuela hampir 20 tahun yang lalu ketika pendahulu sosialis Maduro, Hugo Chávez, menasionalisasi aset mereka.
“Jumlah uang yang dibutuhkan akan sangat besar,” kata Trump tentang apa yang perlu diinvestasikan perusahaan minyak di Venezuela. “Tapi mereka akan berhasil dengan baik.”
Presiden berpendapat bahwa perluasan pengeboran di Venezuela akan “menurunkan harga minyak.”
“Keberadaan Venezuela sebagai produsen minyak menguntungkan Amerika Serikat karena dapat menekan harga minyak,” kata Trump.
Para pejabat pemerintahan Trump tidak memberi tahu perusahaan-perusahaan minyak Amerika terlebih dahulu sebelum operasi militer di Venezuela, tetapi telah “membicarakan konsep, ‘bagaimana jika kita melakukannya?'” menurut panglima tertinggi.
“Perusahaan-perusahaan minyak benar-benar menyadari bahwa kami sedang mempertimbangkan untuk melakukan sesuatu,” kata Trump. “Tetapi kami tidak memberi tahu mereka bahwa kami akan melakukannya.”
Menurut laporan NBC News, mengutip seorang pejabat Gedung Putih, Wright telah ditugaskan untuk memimpin upaya pemerintahan Trump dalam membangun kembali infrastruktur minyak Venezuela.












