Trendingpublik.Com, Internasional – Ali Khamenei meninggal setelah serangan militer besar yang diklaim melibatkan Amerika Serikat dan Israel, memicu eskalasi konflik terbaru di Timur Tengah. Kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran tersebut diumumkan media pemerintah pada Minggu pagi.
Laporan awal yang dikutip dari Reuters menyebut jenazah Ali Khamenei ditemukan di kompleks kediamannya yang hancur akibat serangan udara berskala besar pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
Peristiwa ini langsung mengguncang stabilitas kawasan dan meningkatkan kekhawatiran konflik regional yang lebih luas.
Serangan Besar Targetkan Pemimpin Tertinggi Iran
Serangan tersebut disebut sebagai operasi paling ambisius terhadap Iran dalam beberapa dekade terakhir. Pemerintah Iran menyebut tindakan itu ilegal dan tidak beralasan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer bertujuan mengakhiri ancaman jangka panjang serta memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir.
Dalam unggahan media sosialnya, Trump menyatakan sistem intelijen telah memantau keberadaan Khamenei sebelum serangan dilakukan.
“Tidak ada lagi yang bisa dia lakukan,” tulis Trump.
Israel Klaim Kompleks Kediaman Hancur
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut kompleks tempat tinggal Pemimpin Tertinggi Iran telah dihancurkan sepenuhnya.
Militer Israel mengklaim sekitar 200 jet tempur dikerahkan dan menyerang lebih dari 500 target strategis di seluruh Iran.
Beberapa pejabat militer senior Iran dilaporkan turut tewas, termasuk komandan Garda Revolusi dan pejabat pertahanan penting lainnya.
Tak lama setelah pengumuman Ali Khamenei meninggal, Iran meluncurkan ratusan rudal dan drone sebagai balasan.
Menurut Pentagon, tidak ada korban jiwa dari pihak Amerika Serikat akibat serangan balasan tersebut.
Namun situasi keamanan regional memburuk cepat. Maskapai internasional membatalkan penerbangan dan pasar energi langsung bereaksi.
Iran juga memperingatkan kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Trump menyebut operasi militer bernama Epic Fury bertujuan menghilangkan “ancaman yang akan segera terjadi”.
Ia juga menyerukan rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan mereka sendiri.
“Ini mungkin satu-satunya kesempatan kalian untuk beberapa generasi,” kata Trump dalam pesan video.
Ia memperingatkan pemboman akan terus berlanjut sampai tujuan keamanan tercapai. (rdks-tp)












