Trendingpublik.Com, Bolmut – Agenda Safari Ramadhan Bolmut tahun 2026 menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang paling dinantikan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah menyelenggarakan kegiatan ini bukan sekadar sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai ruang nyata untuk memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks sosial keagamaan, kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kunjungan resmi.
Pelaksanaan Safari Ramadhan berlangsung di Masjid Al-Mu’minin Desa Busisingo dan Masjid Fathul Jannah Desa Mokusato, Kecamatan Sangkub, Kamis (26/2/2026). Pemerintah daerah memilih lokasi tersebut untuk menjangkau masyarakat secara merata hingga ke wilayah yang lebih luas. Unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat setempat menghadiri kegiatan ini dengan penuh antusias dalam suasana yang khusyuk.

Dalam dinamika sosial masyarakat Bolmut, Ramadhan bukan hanya tentang ibadah individual, tetapi juga momentum kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial. Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat mengirimkan pesan kuat bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada kebijakan administratif, melainkan hadir langsung dalam ruang spiritual masyarakat.
Bupati Bolmut Pimpin Langsung Safari Ramadhan
Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, memimpin langsung kegiatan Safari Ramadhan bersama Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh. Kehadiran pimpinan daerah secara langsung menegaskan pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan partisipatif.
Pemerintah membagi kegiatan Safari Ramadhan tahun ini menjadi dua tim agar jangkauan semakin luas. Wakil Ketua DPRD Hi. Depri Pontoh memimpin tim kedua bersama perwakilan Sekretariat Daerah Jusnan C. Mokoginta. Pembagian tim ini menunjukkan pengelolaan kegiatan yang terstruktur sekaligus komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian yang setara kepada seluruh wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kesempatan menjalankan ibadah puasa merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT yang patut disyukuri. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal kebajikan.
Bantuan Sosial dan Dakwah Jadi Pilar Utama
Safari Ramadhan tidak hanya menghadirkan seremoni keagamaan, tetapi juga aksi nyata melalui penyaluran bantuan sosial. Pemerintah daerah menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi warga.
Pemerintah juga menyerahkan Al-Qur’an kepada imam masjid untuk mendukung aktivitas ibadah dan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Hamdan Pohontu menyampaikan ceramah agama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri dan peningkatan kualitas spiritual. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa puasa tidak hanya melatih umat menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk kesabaran, pengendalian diri, serta keikhlasan dalam beribadah.
Pendekatan yang menggabungkan bantuan sosial dan dakwah ini memperlihatkan komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat secara holistik. Pemerintah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan spiritual masyarakat.
Ramadhan dan Kepemimpinan Berbasis Nilai

Bupati mengajak seluruh jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk memperkuat karakter dan kualitas spiritual. Ia mendorong masyarakat menjalankan setiap ibadah dengan kesungguhan, seolah Ramadhan menjadi kesempatan terakhir dalam kehidupan.
Pesan tersebut memperkuat konsep kepemimpinan berbasis nilai. Ketika pemimpin daerah mengangkat tema spiritual di ruang publik, ia menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek material, tetapi juga pada pembentukan moral dan karakter masyarakat.
Ramadhan juga mendorong masyarakat untuk menahan hawa nafsu serta memperdalam iman. Nilai-nilai tersebut berkontribusi pada terciptanya kehidupan sosial yang lebih harmonis, toleran, dan penuh empati.
Dampak Sosial Safari Ramadhan

Safari Ramadhan memberikan dampak sosial yang nyata. Interaksi langsung antara pemerintah dan warga membuka ruang dialog yang lebih personal. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung, sementara pemerintah memperoleh gambaran kondisi sosial secara faktual.
Kehadiran pemerintah di masjid turut memperkuat peran rumah ibadah sebagai pusat aktivitas sosial. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan pembangunan komunitas.
Melalui pendekatan ini, pemerintah membangun kepercayaan publik secara lebih kuat. Kepercayaan sosial tersebut menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah jangka panjang. *ADVERTORIAL*












