Trendingpublik.Com, Tekno – Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi HyperOS 3 sebagai bagian dari strategi besar perusahaan dalam menghadirkan pengalaman perangkat yang lebih terintegrasi. Melalui update Xiaomi terbaru ini, perusahaan menekankan peningkatan signifikan pada sistem operasi, kecerdasan buatan (AI), serta konektivitas ekosistem perangkat.
Peluncuran Xiaomi HyperOS 3 disebut menjadi tonggak baru dalam pengembangan software Xiaomi. Pembaruan ini tidak hanya menyasar smartphone, tetapi juga seluruh ekosistem perangkat pintar milik perusahaan.
Head of PR Xiaomi Indonesia, Abee Hakim, mengatakan bahwa pembaruan ini menjadi langkah besar dalam evolusi sistem operasi Xiaomi.
“Ada banyak sekali fitur terbaru di Xiaomi HyperOS 3 yang menjadi lompatan besar pengembangan software, baik di smartphone maupun ekosistem perangkat kami,” ujar Abee Hakim di Jakarta, Jumat (13/2/2025) lalu.
Xiaomi HyperOS 3 Fokus pada Tiga Pilar Utama
Dalam update Xiaomi kali ini, Xiaomi membangun HyperOS 3 di atas tiga pilar utama yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara menyeluruh.
1. Intuitive Design dengan Animasi Lebih Halus
Pilar pertama adalah Intuitive Design, yaitu pendekatan antarmuka yang lebih responsif dan visual yang lebih hidup. Xiaomi menghadirkan animasi sistem yang lebih halus sehingga perpindahan aplikasi terasa ringan dan natural.
Pengguna akan merasakan pengalaman navigasi yang lebih cepat, seolah perangkat memahami setiap sentuhan secara instan.
2. HyperIsland, Notifikasi Lebih Interaktif
Salah satu fitur yang paling menarik dalam Xiaomi HyperOS 3 adalah kehadiran HyperIsland. Fitur ini menghadirkan area interaktif di bagian atas layar yang menampilkan notifikasi dan aktivitas aplikasi secara real-time.
Pengguna cukup mengetuk HyperIsland untuk membuka aktivitas aplikasi sebelumnya tanpa perlu berpindah layar.
Selain itu, Xiaomi juga menghadirkan sistem floating window, memungkinkan pengguna membalas pesan atau merespons notifikasi tanpa menutup aplikasi utama.
Integrasi AI Jadi Sorotan Update Xiaomi
Kekuatan utama update Xiaomi terbaru ini terletak pada integrasi kecerdasan buatan atau Xiaomi Hyper AI. Teknologi ini dirancang untuk membantu aktivitas harian pengguna secara otomatis.
Product Marketing Manager Xiaomi Indonesia, Jeksen, menjelaskan bahwa AI menjadi fondasi utama pengembangan HyperOS 3.
“Xiaomi Hyper AI memiliki empat aspek utama, mulai dari text, speech, search, hingga image. Semua dirancang agar pengguna bisa bekerja lebih cepat dan efisien,” katanya.
AI Image: Foto Statis Jadi Bergerak
Melalui teknologi AI Image, pengguna dapat mengubah gambar statis menjadi animasi hidup untuk layar kunci. Fitur ini memberikan tampilan personalisasi yang lebih dinamis.
AI Text dan AI Summary
Fitur AI juga mampu membuat caption otomatis serta merangkum informasi panjang menjadi poin-poin penting pada aplikasi Notes. Ini membantu pengguna memahami informasi lebih cepat tanpa membaca keseluruhan teks.
AI Search Lebih Cerdas
Pencarian kini tidak lagi sekadar berbasis kata kunci. AI Search dalam Xiaomi HyperOS 3 mampu memahami konteks pencarian sehingga hasil yang ditampilkan lebih relevan.
Transkrip Real-Time Jadi Fitur Unggulan
Salah satu fitur paling menonjol dari update Xiaomi ini adalah kemampuan transkrip suara secara real-time.
Pengguna dapat mengubah percakapan menjadi teks secara langsung, bahkan dalam berbagai bahasa termasuk Indonesia dan Inggris. Menariknya, hasil transkrip tersebut juga bisa langsung diterjemahkan.
Fitur ini dinilai sangat membantu untuk kebutuhan rapat, wawancara, hingga pembuatan konten.
“Pengguna bahkan bisa meminta AI membuat kesimpulan dari rekaman percakapan,” ujar Jeksen.
Kualitas Audio dan Panggilan Lebih Jernih
Xiaomi juga meningkatkan kualitas komunikasi melalui teknologi voice enhancement berbasis AI. Sistem mampu mengurangi kebisingan latar belakang sehingga suara terdengar lebih jelas.
Peningkatan ini membuat pengalaman panggilan suara maupun rekaman audio menjadi lebih profesional.
Update Xiaomi Perkuat Ekosistem Perangkat
Tidak hanya smartphone, Xiaomi HyperOS 3 juga dirancang untuk menghubungkan berbagai perangkat Xiaomi secara lebih mulus.
Mulai dari tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar dapat saling terintegrasi melalui satu sistem operasi.
Konsep ini membuat pengguna bisa berpindah aktivitas antar perangkat tanpa hambatan.
Pengalaman Pengguna Jadi Prioritas
Melalui Xiaomi HyperOS 3, Xiaomi tampaknya ingin mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat. Sistem tidak lagi sekadar menjalankan aplikasi, tetapi juga memahami kebutuhan pengguna.
Dengan AI yang bekerja di latar belakang, banyak proses menjadi otomatis, cepat, dan efisien.
Strategi Xiaomi di Tengah Persaingan Sistem Operasi
Peluncuran update Xiaomi terbaru ini juga menunjukkan strategi Xiaomi untuk bersaing di pasar global. Integrasi AI menjadi senjata utama untuk menghadirkan diferensiasi dibanding sistem operasi lain.
Pendekatan berbasis ekosistem dinilai menjadi arah masa depan industri teknologi, di mana semua perangkat bekerja dalam satu pengalaman terpadu. (rdks-tp)












