Trendingpublik.Com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menggelar Tabligh Akbar Bolmut Sambut Ramadhan sebagai bagian dari persiapan spiritual masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah Desa Buko, Kecamatan Pinogaluman, Minggu (16/2/2026), berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah.
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Bolmut Sirajudin Lasena bersama jajaran pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.
Tabligh Akbar Bolmut Jadi Momentum Sambut Ramadhan
Dalam sambutannya, Sirajudin menegaskan bahwa kegiatan Tabligh Akbar Bolmut Sambut Ramadhan Bolmut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat spiritualitas masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai keimanan masyarakat. Ramadhan harus disambut dengan hati yang bersih dan kesiapan lahir batin,” ujar Sirajudin.
Ia menambahkan, Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi momentum membangun disiplin diri serta memperkuat ketakwaan.
Menurutnya, kualitas ibadah menjadi tujuan utama, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Suasana tabligh semakin bermakna melalui tausiyah yang disampaikan oleh Habib Salim Al Jufri. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum memasuki bulan suci.
“Ramadhan adalah bulan kemenangan. Namun kemenangan itu hanya diraih oleh mereka yang mampu membersihkan hati, memperbaiki niat, dan menjaga amal,” katanya di hadapan jamaah.
Habib Salim juga mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah sunnah sejak sebelum Ramadhan agar tubuh dan mental terbiasa menjalankan ibadah secara konsisten.
Melalui kegiatan Sambut Ramadhan Bolmut, pemerintah daerah mengajak masyarakat memperkuat pemahaman agama sekaligus mempererat kebersamaan sosial.
Bupati menilai, kesiapan mental menjadi faktor penting agar masyarakat mampu menjalani ibadah puasa secara istiqomah selama satu bulan penuh.
“Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” ujarnya. (Piko)












