Trendingpublik.Com, Bolmut – Polres Bolaang Mongondow Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026, Senin (2/2/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Bolmut.
Apel ini menjadi penanda kesiapan aparat dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026. Fokus utama operasi adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif dan penegakan hukum terukur.
Apel dipimpin Wakapolres Bolmut Kompol Abdulrahman Faudji, S.H., M.H. Perwira Apel dijabat Kasat Lantas IPTU Jemmy N. Waraba, S.Pd, sementara Komandan Apel adalah Kasiwas IPDA Stenly Salibana.
Kegiatan tersebut diikuti personel TNI dan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Bolmut. Kehadiran lintas sektor menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lalu lintas yang aman.
Dalam amanatnya, Kompol Abdulrahman menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Utara masih tergolong tinggi. Data Polda Sulut mencatat 619 kasus kecelakaan terjadi sepanjang Oktober hingga Desember 2025. Dari jumlah itu, 71 orang meninggal dunia.
Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai lebih dari Rp 1,3 miliar. Angka ini menjadi dasar kuat pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2026 di seluruh wilayah.
“Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas,” kata Abdulrahman. Ia menekankan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat.
Operasi Keselamatan Samrat 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Polres Bolmut mengedepankan pendekatan humanis selama operasi berjalan.
Edukasi dan pembinaan menjadi prioritas utama. Petugas akan memberikan imbauan langsung kepada pengendara. Pelayanan kepada masyarakat juga diperkuat di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran.
Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan. Tilang elektronik dan mobile akan diterapkan secara selektif. Teguran persuasif menjadi langkah awal sebelum sanksi administratif diberikan.
Polres Bolmut berharap Operasi Keselamatan Samrat 2026 mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Upaya ini juga diharapkan mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026 yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. (piko)












