oleh

Menteri Perdagangan Resmikan Kantor Baru Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Dubai

DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Trendingpublik.Com, Jakarta — Kementerian Perdagangan meresmikan kantor baru Indonesian Trade Promotion Center (ITPC)  di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) Hal ini sebagai bentuk optimalisasi fungsi kantor perwakilan perdagangan Indonesia untuk meningkatkan promosi dan ekspor produk Indonesia ke wilayah UEA dan Timur Tengah.

Kantor ini dialihkan dari sebelumnya bertempat Al Masraf Tower, Office 403, Baniyas Road ke Port Saaed, Deira, yang lebih strategis dan menjadi salah satu area bisnis di Dubai. Pemindahan ini merupakan salah satu strategi Kementerian Perdagangan untuk mengoptimalkan promosi produk Indonesia ke UEA dan wilayah Timur Tengah.

“Hal ini juga bertujuan meningkatkan ekspor Indonesia ke UEA dan Timur Tengah, terutama di masa pandemi Covid-19” kata Mendag Lutfi, dalam keterangan resmi, dilansir dari CNBC, Minggu (3/10/2021).

Kantor baru ITPC Dubai juga berada sangat dekat dengan kantor lembaga pemerintah yang merupakan mitra kerja ITPC seperti Dubai Economic Development (DED) dan Emirates Authority for Standardization And Metrology (ESMA).

Kantor ini juga berada di tengah kawasan perkantoran, hotel berbintang, pusat perbelanjaan, dan berdekatan dengan bandara internasional Dubai. Selain itu, juga dekat dengan salah satu ikon Dubai, Clock Tower. Akses kantor ITPC Dubai kini juga lebih mudah karena berdekatan dengan terminal bus dan stasiun kereta metro.

Mendag menyampaikan, ITPC berperan untuk memajukan pelaku usaha Indonesia, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada kantor baru ITPC Dubai terdapat area khusus atau ruang pamer yang menampilkan berbagai produk unggulan Indonesia, terutama produk UMKM yang berpotensi diminati buyers UEA.

“Yang paling penting adalah bagaimana promosi produk Indonesia dapat ditingkatkan dan menghasilkan peningkatan ekspor,” imbuh Mendag.

Sementara itu, Kepala ITPC Dubai Khomaeni menambahkan, proyeksi ekspor perdagangan nonmigas Indonesia ke UEA cukup menjanjikan dengan potensi pertumbuhan tahunan sebesar US$ 1,6 miliar di beberapa sektor, seperti perhiasan, minyak sayur, mobil dan suku cadang mobil, tembaga, karet, dan aluminium.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke UEA periode Januari-Juli 2021 tercatat sebesar US$ 953,5 juta atau meningkat sebesar 26,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yaitu sebesar US$ 755,8 juta. (rdks-tp)

News Feed