Trendingpublik.Com, Tekno – Khaby Lame jual perusahaan, kreator TikTok paling populer di dunia, dilaporkan meraup nilai transaksi setara Rp 15 triliun setelah menjual perusahaan inti yang mengelola kerajaan bisnisnya. Transaksi tersebut menandai babak baru dalam industri kreator global yang semakin terintegrasi dengan teknologi dan pasar modal.
Berdasarkan laporan International Business Times edisi Inggris, pria berusia 25 tahun itu telah menyelesaikan penjualan Step Distinctive Limited, perusahaan operasional utamanya. Skema yang digunakan berupa transaksi saham penuh (all-stock transaction) dengan nilai antara 900 juta dolar AS hingga 975 juta dolar AS.
Pembeli perusahaan tersebut adalah Rich Sparkle Holdings, entitas yang terdaftar di bursa Amerika Serikat. Operasional perusahaan ini dilaporkan memiliki keterkaitan dengan Hong Kong dan China daratan. Kesepakatan disebut telah ditutup pada awal bulan dan proses penyelesaian akhir dijadwalkan rampung pada akhir Januari.
Meski perusahaan inti telah dijual, kendali bisnis tidak sepenuhnya dilepas. Dalam struktur baru, Khaby Lame justru tercatat sebagai pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings. Dengan posisi tersebut, arah strategis pengembangan merek personalnya masih berada dalam pengaruh langsung sang kreator.
Langkah ini dinilai mencerminkan perubahan signifikan dalam pola monetisasi influencer. Jika sebelumnya pendapatan kreator lebih banyak bertumpu pada iklan dan kerja sama sponsor jangka pendek, kini merek personal dikembangkan sebagai ekosistem bisnis berjangka panjang. Nilai perusahaan tidak lagi semata diukur dari jumlah pengikut, tetapi juga dari kepemilikan saham dan potensi ekspansi global.
Dalam kesepakatan tersebut, Rich Sparkle Holdings memperoleh hak eksklusif selama tiga tahun untuk mengelola serta mengembangkan merek Khaby Lame. Pengelolaan akan dilakukan melalui model e-commerce terintegrasi yang mencakup lisensi, distribusi produk, hingga kerja sama komersial lintas negara.
Sorotan lain dari transaksi ini adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan berupa AI Digital Twin Khaby Lame. Teknologi tersebut memungkinkan replika digital sang kreator tampil dalam iklan maupun siaran langsung tanpa kehadiran fisik. Dengan sistem ini, citra Khaby Lame dapat beroperasi selama 24 jam, menjangkau berbagai negara dan bahasa secara simultan.
Para pakar menilai langkah ini sebagai sinyal kuat masa depan industri kreator. Influencer tidak lagi diposisikan sekadar figur publik, melainkan sebagai entitas bisnis global. Teknologi, kepemilikan saham, dan strategi komersial jangka panjang disebut akan menjadi fondasi utama dalam fase berikutnya industri ekonomi kreator. (rdks-tp)












