Trendingpublik.Com, Jakarta – IIMS 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pameran otomotif tahunan ini digelar selama 11 hari dan diharapkan menjadi pengungkit utama pemulihan industri otomotif Indonesia yang masih menghadapi tekanan global.
Ajang IIMS 2026 kembali ditempatkan sebagai barometer optimisme pasar otomotif nasional. Beragam produk terbaru, inovasi teknologi, hingga kendaraan ramah lingkungan ditampilkan sebagai respons atas perubahan tren dan gaya hidup masyarakat.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai IIMS 2026 memiliki posisi strategis. Menurut dia, pameran ini berperan sebagai jembatan antara produsen dan konsumen, sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan rendah emisi di dalam negeri.
“Kami berharap IIMS 2026 dapat menjadi katalis untuk memperkuat fondasi industri otomotif Indonesia, terutama di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Agus saat pembukaan.
Agus menambahkan, pameran otomotif tidak lagi sekadar etalase produk. Ruang kolaborasi antarpelaku industri, pemerintah, dan konsumen dinilai semakin penting. Oleh karena itu, industri otomotif Indonesia diharapkan dapat menjaga daya saing melalui inovasi dan efisiensi berkelanjutan.
Optimisme terhadap industri otomotif Indonesia juga disebut masih terjaga. Agus mengungkapkan, respons positif terhadap penyelenggaraan IIMS dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi sinyal kuat bagi pasar domestik.
“Momentum ini harus dijaga agar kepercayaan pelaku industri dan konsumen tetap tumbuh,” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menegaskan bahwa adaptasi terhadap tren baru menjadi kunci keberlanjutan industri. Menurut dia, pendekatan pameran berbasis hiburan dan olahraga atau sportainment kembali dihadirkan pada IIMS 2026.
Konsep tersebut dirancang agar IIMS 2026 dapat menjangkau segmen pengunjung yang lebih luas, khususnya generasi muda. Dengan demikian, minat terhadap produk otomotif nasional diharapkan terus meningkat.
“Industri otomotif harus relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini. Melalui sportainment, pengalaman pengunjung dibuat lebih dekat dan interaktif,” ujar Daswar.
Sejumlah merek otomotif nasional dan global turut meramaikan IIMS 2026. Kendaraan listrik dan hybrid menjadi sorotan utama, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pengurangan emisi karbon. Kondisi ini sekaligus menegaskan komitmen industri otomotif Indonesia terhadap transformasi hijau.
Penyelenggaraan IIMS 2026 juga dipandang sebagai indikator pemulihan daya beli masyarakat. Transaksi yang tercatat selama pameran akan menjadi referensi penting bagi pelaku usaha dalam menyusun strategi sepanjang 2026.
Dengan kombinasi inovasi produk, hiburan, dan kolaborasi lintas sektor, IIMS 2026 diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan industri otomotif Indonesia di tengah tantangan global yang masih berlanjut. (rdks-tp)












