banner 728x250

Hasil Survei Indikator Capres-Cawapres 2024, Ganjar-Erick Unggul

  • Bagikan
Hasil Survei Indikator Capres-Cawapres 2024, Ganjar-Erick Unggul
DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Trendingpublik.Com — Lembaga survei  Indikator Politik Indonesia merilis simulasi hasil survei pasangan capres-cawapres 2024 mendatang. Dari dua simulasi yang dilakukan pasang capres-cawapres, Ganjar Pranowo-Erick Thohir mengungguli pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto-Puan Maharani.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, saat ini tidak ada pasangan capres-cawapres 2024 yang paling dominan atau mengungguli pasangan calon lainnya. Dari tiga pasangan yang disimulasikan, pasangan Ganjar-Erick. Ganjar-Erick memperoleh 31,1 persen, Anies-Sandiaga 30,8 persen, Prabowo-Puan 28,1 persen.

“Ini kalau Ganjar sama Erik lagi-lagi juga tidak ada bedanya sangat signifikan. Artinya, ya ideal duel kalau tiga pasangan ini maju,” ujar Burhanudin dalam keterangannya saat paparan survei, dilansir dari republika, Minggu (5/12/21).

Simulasi berikutnya, jika Pilpres 2024 diikuti pasangan Anies-Erick, Ganjar-Airlangga Hartarto (Ketua Umum Golkar), serta Prabowo-Puan. Hasilnya masing-masing pasangan ini yakni Anies-Erick memperoleh 28,2 persen, Ganjar-Airlangga 28,8 persen sedangkan Prabowo-Puan 29,9 persen

“Ini betul-betul nggak tahu nih siapa (yang unggul) ini betul-betul statisticallyneck to neck, kita nggak tahu lagi siapa yang unggul karena perbedaannya sangat tipis tiga pasangan ini,” ujar Burhanudin.

Burhanuddin mengatakan, secara perorangan, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Prabowo masih mengungguli Ganjar atau Anies meski selisihnya tidak lagi signifikan. Namun, semua itu bisa berubah tergantung siapa cawapres yang dipasangkan.

Indikator Politik Indonesia juga melakukan survei untuk calon wakil presiden dengan simulasi 12 nama. Peringkat tiga teratas yakni Sandiaga dengan 30,6 persen, Ridwan Kamil 13,2 persen, dan Erick Thohir 10,2 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 2-6 November 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden mencapai 2020 orang. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (rdks-tp)

  • Bagikan