Gebyar Pasar Senggol Bolmut 2026 Resmi Dibuka di Boroko, Hadirkan 85 Stand UMKM

Sekda Bolmut membuka Gebyar Pasar Senggol Bolmut di Lapangan Kembar Boroko
Pembukaan Gebyar Pasar Senggol Bolmut 2026
Advertisements

Trendingpublik.Com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) membuka Gebyar Pasar Senggol Bolmut 2026 di Lapangan Kembar Boroko, Minggu (8/3/2026).

Sekretaris Daerah Bolmut Jusnan C. Mokoginta membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara.

Pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Panitia menyediakan 85 stand UMKM yang menjual berbagai produk, mulai dari kuliner, pakaian, aksesoris hingga kebutuhan rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Bolmut menggelar kegiatan ini melalui kerja sama dengan Asosiasi Pedagang Bolmut.

Panitia berharap pasar senggol ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan sekaligus membantu pelaku usaha kecil mempromosikan produk mereka secara langsung kepada konsumen.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Bolmut Jusnan C. Mokoginta menegaskan bahwa Gebyar Pasar Senggol Bolmut tidak sekadar menjadi pasar musiman.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Gebyar Pasar Senggol Bolmut menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM adaptif dan kreatif di Bolmut untuk memperkenalkan produk mereka. Kegiatan ini juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran 85 stand UMKM menunjukkan tingginya partisipasi pelaku usaha lokal. Kondisi ini sekaligus membuktikan bahwa sektor UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Selain memberi ruang bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat selama Ramadan.

Pemerintah daerah menjelaskan bahwa program Gebyar Pasar Senggol Bolmut merupakan gagasan Bupati Bolaang Mongondow Utara sejak tiga tahun lalu.

Seiring waktu, kegiatan ini berkembang menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

“Program ini merupakan gagasan Bupati Bolmut untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha lokal. Kini Gebyar Pasar Senggol Bolmut telah menjadi tradisi tahunan yang memberi dampak ekonomi nyata,” kata Sekda Bolmut.

Panitia menjadwalkan kegiatan ini selama 10 hari, mulai 8 hingga 18 Maret 2026.

Selama periode tersebut, masyarakat dapat mengunjungi area pasar senggol untuk berbelanja berbagai kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Bolmut juga mengajak masyarakat dan pedagang menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pedagang menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama berlangsungnya Gebyar Pasar Senggol Bolmut,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan pasar yang bersih dan tertib akan memberi kenyamanan bagi pengunjung serta meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja.

Usai membuka kegiatan, Sekda Bolmut bersama jajaran pemerintah daerah langsung meninjau area lapak pedagang. (Piko)