Trendingpublik.Com, Banten – Aksi gangster serang warga Legok dan Pagedangan kembali memicu keresahan masyarakat Kabupaten Tangerang, Banten. Puluhan anggota gangster dilaporkan menyerang permukiman warga pada Minggu (15/2/2026) malam. Dalam insiden tersebut, dua warga mengalami luka sabetan senjata tajam.
Peristiwa gangster serang warga Legok dan Pagedangan ini terekam kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik lokasi kejadian. Rekaman memperlihatkan anggota gangster datang secara berkelompok sambil membawa senjata tajam dan memprovokasi warga sebelum terjadi bentrokan.
Kronologi Gangster Serang Warga Legok dan Pagedangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi bermula di Kecamatan Pagedangan. Sekelompok anggota gangster terlihat memasuki kawasan permukiman sambil berteriak dan menantang warga.
Situasi yang awalnya tenang berubah tegang ketika warga berusaha membubarkan kelompok tersebut. Namun jumlah anggota gangster yang lebih banyak membuat situasi sulit dikendalikan.
Seorang warga sekaligus Ketua RT setempat, Hendri, mengatakan warga tidak sempat mengantisipasi kedatangan para pelaku.
“Kita enggak antisipasi, jumlah mereka lebih banyak juga, akhirnya kita mundur,” ujar Hendri, Senin (16/2/2026).
Menurut dia, anggota gangster membawa senjata tajam berupa parang panjang saat menyerang.
Aksi gangster serang warga Legok dan Pagedangan juga terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Legok. Saat itu warga tengah menjalankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
Rekaman CCTV menunjukkan belasan anggota gangster masuk hingga ke gang sempit sambil mengejar warga. Serangan berlangsung cepat dan brutal.
Warga yang berusaha melindungi lingkungan justru menjadi sasaran kekerasan. Dua orang mengalami luka sabetan di bagian kaki dan tangan akibat serangan anggota gangster tersebut.
“Yang saya dahulukan itu menyelamatkan warga saya. Kalau saya sendiri terluka di bagian tangan kanan,” kata Hendri.
Dari rekaman visual, anggota gangster tampak membawa berbagai senjata tajam. Beberapa di antaranya berupa parang panjang yang diduga sengaja dibawa untuk menyerang.
Aksi ini menimbulkan kepanikan warga. Banyak keluarga memilih mengunci rumah dan mematikan lampu untuk menghindari sasaran serangan.
Seorang warga Pagedangan yang enggan disebutkan namanya mengaku suara teriakan dan benturan terdengar selama beberapa menit.
“Kami takut keluar. Anak-anak langsung disuruh masuk rumah semua,” ujarnya.
Meski sempat terdesak, warga akhirnya berhasil menghalau serangan. Dengan bantuan masyarakat sekitar, sebanyak 14 anggota gangster berhasil diamankan.
Para pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Pagedangan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Pagedangan menyatakan pihak kepolisian masih mendalami motif penyerangan.
“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap anggota gangster yang diamankan. Semua akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Hingga kini, polisi belum memastikan motif utama aksi gangster serang warga Legok dan Pagedangan. Namun dugaan sementara mengarah pada aksi unjuk kekuatan kelompok.
Petugas juga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan gangster lain di wilayah Tangerang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (rdks-tp)












